Berita Terkini

63

Tingkatkan Profesionalisme, KPU Kabupaten Pasuruan Evaluasi SOP Pelaksanaan Kegiatan

Pasuruan, kab-pasuruan.kpu.go.id- Untuk meningkatkan pelayanan dan profesionalisme, Jum'at (18/3/2022) Sekretariat KPU Kabupaten Pasuruan mengadakan Rapat Evaluasi Standar Operasional Prosedur (SOP) yang selama ini digunakan dalam pelaksanaan kegiatan. Rapat yang dimulai pada pukul 12.30 WIB tersebut bertempat di ruang rapat lantai 2 KPU Kabupaten Pasuruan sampai dengan pukul 14.00 WIB. Dalam pembukaanya, Sherla Rusdianto selaku Sekretaris KPU Kabupaten Pasuruan menyampaikan pentingnya melakukan evaluasi SOP sebagai pedoman kerja di lingkungan KPU Kabupaten Pasuruan. “Evaluasi SOP ini kita lakukan untuk menyempurnakan pedoman kerja sekaligus sebagai tolak ukur kedisiplinan kerja di lingkungan KPU Kabupaten Pasuruan. Selain itu, dengan adanya SOP ini juga dapat memudahkan pelaksanaan pekerjaan,” terang beliau. Sherla juga berharap agar pembuatan SOP ini tidak hanya sekedar menjadi  formalitas saja guna memenuhi pelaksanaan reformasi birokrasi, akan tetapi benar-benar dilakukan dan dijalankan sebagai pedoman kerja dan dilaksanakan dengan penuh tanggungjawab. Hadir dalam rapat evaluasi SOP Tahun 2022 ini, Sekretaris KPU Kabupaten Pasuruan beserta seluruh jajaran PNS di Sekretariat KPU Kabupaten Pasuruan.


Selengkapnya
67

Inginkan Pelajarnya Melek Demokrasi, MA Al Kautsar Sosialisasikan Pemilu

Pasuruan, kab-pasuruan.kpu.go.id - Selasa (15-03-2022), Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pasuruan menghadiri undangan MA Al Kautsar, yang bertempat di Jl. Pondok Pesantren Al Kautsar, Lingkungan Dukuh, Kutorejo - Pandaan, untuk memberikan edukasi kepada pelajar tentang pemilihan umum. Sampai saat ini KPU Kabupaten Pasuruan terus berupaya memberikan sosialisasi secara berkesinambungan khususnya bagi pemilih pemula sebagai  usaha meningkatkan kesadaran berdemokrasi dalam menyongsong Pemilu dan Pemilihan Serentak Tahun 2024. Kegiatan pendidikan pemilih dilaksanakan dan dibuka pukul 13.00 WIB oleh Kepala MA Al Kautsar, Dawud Zahirrudin dengan didampingi dewan guru dan Guru Pembina OSIM. Dalam sambutannya, kepala Madrasah menyampaikan pentingnya mengikuti sosialisasi Pemilu sebagai bentuk partisipasi dalam membangun demokrasi yang lebih baik bagi bangsa Indonesia. “Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada KPU Kabupaten Pasuruan yang memberikan kesempatan bagi anak didik kami untuk belajar lebih banyak tentang kepemiluan. Dengan harapan usai mengikuti kegiatan ini, para peserta yang berusia 17 tahun ke atas memperoleh pemahaman tentang Pemilu dan kesadaran berdemokrasi yang baik dan benar,“ terang Dawud. Acara dilanjutkan penyampaian materi kepemiluan oleh  Suyatmin selaku Anggota KPU Kabupaten Pasuruan yang membidangi divisi sosdiklih, parmas dan SDM di hadapan lebih kurang 70 pelajar Madrasah Aliyah Al Kautsar. Materi yang disampaikan yaitu materi “Menjadi Pemilih Cerdas Pada Pemilihan Umum." Dalam materi yang disampaikan, Suyatmin menjelaskan Pemilu  merupakan sarana kedaulatan rakyat untuk menentukan nasib bangsa dan negara dengan cara memilih pemimpin yang terbaik .  Politik adalah bagian dari kehidupan sehari-hari dimana Pemilu menjadi sarana bagi rakyat untuk berpartisipasi dalam politik. Peran aktif masyarakat dapat menjadi salah satu tolok ukur dalam menentukan suksesnya pelaksanaan Pemilu maupun Pemilihan.  "Melalui suara rakyat dalam pemilihan, rakyat dapat memilih calon-calon pemimpin yang baik sehingga nantinya dapat mengubah nasib bangsa melalui kebijakan yang dibuat oleh pemimpin tersebut," terang Suyatmin. Lebih lanjut beliau menegaskan, "golput (golongan putih) bukanlah sebuah pilihan atau solusi, sebab  golput membuat seseorang menjadi kehilangan kesempatan untuk memilih pemimpin yang kredibel dan kapabel, jadi perlu diingat suara kita amatlah penting digunakan sebaik-baiknya untuk menentukan nasib bangsa." Sesi diskusi dan tanya jawab dibuka usai penyampaian materi, untuk memperdalam pemahaman dan pengetahuan tentang kepemiluan bagi peserta, sekaligus membangun opini dalam memberikan pemahaman secara komprehensif tentang Pemilu dan Pemilihan Serentak Tahun 2024. Acara pendidikan pemilih bersama Madrasah Aliyah Al Kautsar berakhir pukul 15.00 WIB.


Selengkapnya
67

KPU Kabupaten Pasuruan Ikuti Kick Off Reformasi Birokrasi KPU Se-Jawa Timur

Pasuruan, kab-pasuruan.kpu.go.id-Kamis (10/3/2022) KPU Kabupaten Pasuruan mengikuti acara kick off Reformasi Birokrasi KPU Se-Jawa Timur. Acara yang diselenggarakan oleh KPU Provinsi Jawa Timur secara hybrid ini diikuti seluruh KPU Kabupaten/Kota se-Jawa Timur. Dihadiri oleh Tim Reformasi Birokrasi KPU, kegiatan diawali dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya yang diikuti seluruh peserta pukul 10.00 WIB. Selanjutnya penyampaian Laporan Ketua Tim Reformasi Birokrasi oleh Sekretaris KPU Provinsi Jawa Timur, Nanik Karsini. Dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa tujuan diadakannya kick off pelaksanaan reformasi birokrasi  ini adalah untuk melaksanakan rencana aksi dan memperbarui komitmen pelaksanaan reformasi birokrasi tahun 2022, serta menciptakan birokrasi yang profesional dan berdedikasi melayani dengan memegang teguh kode etik.  "Peserta pelaksanaan kick off reformasi birokrasi hari ini terdiri dari tim reformasi birokrasi yang pelaksanaan kegiatannya dilaksanakan secara hybrid di aula 2 KPU Provinsi Jawa Timur, menghadirkan ketua dan anggota KPU Provinsi Jawa Timur serta tim reformasi birokrasi Jatim," tutur Nanik. Selanjutnya sambutan dari Choirul Anam selaku ketua KPU Provinsi Jawa Timur, menyampaikan  apresiasi kepada seluruh tim reformasi birokrasi atas kerjanya dalam melaksanakan reformasi birokrasi tahun 2021 dan juga kepada komisioner yg ikut berperan aktif mendorong pelaksanaan reformasi birokrasi di satker masing-masing. KPU Provinsi Jatim sudah melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan reformasi birokrasi di 38 Kabupaten/Kota. Dimana satker yang berhasil mendapatkan apresiasi atas pelaksanaan reformasi birokrasi yang baik tahun 2021 adalah Sekretariat KPU Kabupaten Jombang, KPU Kota Malang,  dan KPU Jember. Tentu apresiasi tersebut diberikan dengan harapan ketiga satker tersebut semakin baik dan dapat menjadi tauladan bagi yang  lainnya. Sedangkan bagi satker yang belum berhasil melaksanakan reformasi birokrasi dengan baik seharusnya bisa mengikuti Kabupaten/Kota yang kemarin sudah diberikan apresiasi.  "Perlu diketahui bahwa KPU Provinsi Jawa Timur tidak hanya mengevaluasi dan menilai saja,  tetapi sebisa mungkin memberikan pembinaan kepada KPU Kabupaten/Kota. Mengingat di tahun 2022 ini kita melaksanakan tahapan pemilu maka saya harap hal tersebut tidak menyurutkan semangat untuk melaksanakan kegiatan reformasi birokrasi. Sehingga Kegiatan reformasi birokrasi ini jangan dianggap pengganggu karena hakikatnya kegiatan ini adalah seharusnya kita laksanakan sebagai bagian dari lembaga negara. Pelaksanaan reformasi birokrasi ini tidak hanya menjadi tanggung jawab sekretariat saja tetapi juga menjadi tanggung jawab komisioner untuk mengawal jalannya roda pelaksaanan kegiatan reformasi birokrasi," papar Anam menegaskan. Acara dilanjutkan dengan pengarahan dari Rochani selaku Anggota Komisioner Divisi SDM dan Litbang KPU Provinsi Jawa Timur menyampaikan bahwa kick off sebagai penanda untuk membangun komitmen bersama pelaksanaan reformasi birokrasi di tahun 2022. Rencana aksi reformasi birokrasi Prov Jawa Timur tidak bisa dijalankan tanpa adanya dukungan dan bantuan dari KPU Kabupaten/Kota. Setelah pelaksanaan kegiatan kick off ini diharapakan ada internalisasi, sosialisasi rencana aksi reformasi birokrasi agar semua tim reformasi birokrasi  memahami rencana aksi reformasi birokrasi di satuan kerjanya masing-masing.  Perlu diingat bahwa pelaksanaan reformasi birokrasi tahun 2022 bersamaan dengan dilakukannya kegiatan tahapan pemilu dan pemilihan 2024.  "Kami harap semua tim reformasi birokrasi bisa memahami reformasi birokrasi ini sebagai instrumen untuk dapat melaksanakan pelaksaan tahapan," ujar Rochani. Berikutnya sambutan dari Miftahur Rozaq selaku Anggota Komisioner Divisi Perencanaan dan Logistik KPU Provinsi Jawa Timur menyampaikan bahwa terdapat beberapa faktor kunci pelaksanaan reformasi birokrasi. Yang pertama adalah keterlibatan semua elemen yaitu tidak hanya yang dalam SK saja tetapi melibatkan semua pihak dalam hal ini komisioner dan seluruh jajaran sekretariat. Kedua, adanya kesinambungan antara proses evaluasi dan pengawasan yang menjadi hal-hal yang harus kita lanjutkan dan kita tingkatkan. Selanjutnya, perlu upaya perbaikan yang terus menurus yang sifatnya masif, terstruktur, dan sistematis. Terakhir, melakukan sosialisasi pelaksaan reformasi birokrasi kepada seluruh jajaran sekretariat dan komisioner agar mempunyai pemahaman yang sama. Hadir dalam Kick Off Meeting Reformasi Birokrasi Tahun 2022, Ketua dan Anggota KPU Kabupaten Pasuruan, Sekretaris beserta seluruh jajaran Sekretariat hingga acara selesai pukul 11.00 WIB.


Selengkapnya
83

KPU Kabupaten Pasuruan Ikuti Pengambilan Sumpah/Janji PNS KPU Se-Jawa Timur

Pasuruan, kab-pasuruan.kpu.go.id- Rabu (09/03/2022) Pegawai negeri Sipil (PNS) KPU Kabupaten Pasuruan atas nama Nila Vania Utami Dewi, S.H  dan Shinta Dwi Adinda, S.IP mengikuti Pengambilan Sumpah/Janji PNS via daring. Acara yang diinisiasi oleh Sekretariat KPU Provinsi Jawa Timur  tersebut diikuti oleh 59 PNS, dimana 58 PNS merupakan Formasi CPNS Tahun 2018 dan Tahun 2019 di Sekretariat KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota Se-Jawa Timur, sedangkan 1 PNS berasal dari Alih Status di Sekretariat KPU Bangkalan. Acara inti yakni Pengambilan Sumpah/Janji PNS dipandu oleh Sekretaris KPU Provinsi Jawa Timur, Nanik Karsini lantas diikuti oleh 59 PNS. Turut hadir sebagai saksi untuk dua PNS Kabupaten Pasuruan yakni Sherla Rusdianto selaku Sekretaris KPU Kabupaten Pasuruan dan Nurhayati Madjodjo selaku Plt. Kepala Subbagian Keuangan, Umum dan Logistik KPU Kabupaten Pasuruan. Pengambilan Sumpah/Janji PNS dan Penandatanganan Berita Acara juga diikuti oleh Sugiono selaku Rohaniawan Kementerian Agama Kabupaten Pasuruan. Dalam sambutannya, Nanik memaparkan bahwa pengambilan Sumpah/Janji PNS hari ini merupakan bentuk dari kesanggupan para PNS KPU Formasi CPNS Tahun 2018 dan Tahun 2019 kepada Negara dan Tuhan Yang Maha Esa. “Saudara-saudara telah mengucap Sumpah/Janji dengan penuh kesadaran tanpa paksaan. Sumpah/Janji yang saudara sekalian ucapkan merupakan bentuk dari kesanggupan saudara terhadap Negara dan Tuhan Yang Maha Esa untuk menjalankan tugas dan fungsinya sebagai aparatur sipil negara. Saudara harus mampu menunjukkan komitmen dan tanggung jawab moral terhadap konsekuensi dari pengangkatan sebagai pegawai negeri sipil,” tegas Nanik. Acara pengambilan Sumpah/Janji PNS di lingkungan KPU Kabupaten Pasuruan yang dimulai pukul 10.00 WIB juga dihadiri oleh Jajaran Komisioner KPU Kabupaten Pasuruan beserta Pejabat Struktural dan Pejabat Fungsional KPU Kabupaten Pasuruan hingga selesai pukul 11.00 WIB.


Selengkapnya
63

KPU Kabupaten Pasuruan Ikuti Rapat Koordinasi Pembahasan Rancangan PKPU tentang Partisipasi Masyarakat

Pasuruan, kab-pasuruan.kpu.go.id – Dalam rangka persiapan pelaksanaan tahapan sosialisasi dan pendidikan pemilih guna peningkatan partisipasi masyarakat pada Pemilu/Pemilihan Serentak Tahun 2024, KPU Provinsi Jawa Timur menggelar Rapat Koordinasi Pembahasan Rancangan PKPU tentang Partisipasi Masyarakat pada Pemilihan Umum dan Pemilihan hari ini (Jum’at, 04/03/2022). Rapat koordinasi yang diselenggarakan secara daring via zoom meeting tersebut, dibuka oleh Popong Anjarseno Kabag. Teknis Penyelenggaraan Pemilu, Partisipasi dan Hubungan Masyarakat KPU Provinsi Jawa Timur tepat pukul 08.30 WIB. Hadir sebagai peserta Anggota KPU Divisi Sosdiklih, Parmas dan SDM, beserta Penata Kelola Pemilu Ahli Muda pada Subbagian Tekmas dari 38 KPU Kabupaten/Kota se-Jawa Timur. Usai pembukaan, acara dilanjutkan dengan sambutan sekaligus arahan dari Gogot Cahyo Baskoro, Komisioner KPU Provinsi Jawa Timur yang membidangi Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, dan Partisipasi Masyarakat. Diawal sambutannya, Gogot menyerukan agar Komisioner KPU khususnya Divisi Sosdiklih, Parmas dan SDM di Kabupaten/Kota se-Jawa Timur untuk lebih bersemangat dalam melaksanakan tugas dan wewenangnya sebagai bentuk komitmen atas jabatan yang sedang diemban. “Apapun keterbatasan dan kondisi yang kita alami saat ini, harus lebih banyak alasan untuk menambah semangat dalam menunaikan tanggung jawab dan kewajiban kita hingga akhir masa jabatan,” ujarnya. Gogot melanjutkan dengan paparan mengenai rancangan perubahan Peraturan KPU mengenai Sosialiasi, Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat. Beliau menyampaikan bahwa perubahan Peraturan KPU tersebut didasarkan pada kodifikasi peraturan KPU yang harus sederhana, mudah dipahami dan diterapkan; komprehensif; efektif untuk mendorong peningkatan partisipasi masyarakat; mengakomodasi masukan para pihak baik eksternal maupun internal terkait kekurangan/kekosongan pada regulasi sebelumnya; dan mempermudah dalam implementasi pelaksanaan   Sesi pembahasan dan diskusi mengenai Rancangan PKPU tentang Partisipasi Masyarakat pada Pemilihan Umum dan Pemilihan menghadirkan 3 (tiga) orang penyaji yaitu Nanang Qosim dari KPU Kabupaten Kediri, Rangga Bisma Aditya dari KPU Kota Blitar dan Rita Darmawati dari KPU Kabupaten Jombang. Bertindak sebagai pembahas pada acara diskusi tersebut Imam Nawawi dari KPU Kabupaten Situbondo, Radfan Faisal dari KPU Kota Probolinggo dan Rafiki Tanzil dari KPU Kabupaten Sumenep. Pembahasan isu strategis terkait rancangan PKPU tersebut meliputi judul peraturan, konsideran, ketentuan umum, bab partisipasi masyarakat, peningkatan partisipasi masyarakat oleh KPU, pemantau, survey atau jejak pendapat, serta hitung cepat.  Acara berlangsung kian menarik saat memasuki sesi diskusi interaktif. Alrisa Ayu yang bertindak sebagai moderator memberikan kesempatan kepada para peserta untuk saling bertanya jawab, sharing dan memberi masukan maupun tanggapan terkait rancangan PKPU tentang Partisipasi Masyarakat. Di akhir sesi, Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, dan Partisipasi Masyarakat KPU Provinsi Jawa Timur Gogot Cahyo Baskoro yang mengikuti kegiatan diskusi sejak awal menyampaikan apresiasi kepada para peserta rakor yang telah proaktif dan sangat interest dalam berdikusi sehingga forum diskusi tersebut berlangsung semarak. “Kami sangat mengapresiasi atas kinerja kawan-kawan, telah menyampaikan form usulan atas pencermatan perubahan rancangan PKPU tentang Partisipasi Masyarakat yang dalam waktu terbatas mampu dipenuhi 100% oleh kawan-kawan KPU Kabupaten/Kota. Rancangan PKPU tersebut nantinya akan dikaji terlebih dahulu oleh KPU Provinsi Jawa Timur, apa yang telah didiskusikan oleh kawan-kawan KPU Kabupaten/Kota akan dikompilasi sebagai masukan dan bahan rekomendasi yang berharga bagi kami,” tutur Gogot. Hadir mengikuti acara rapat koordinasi Suyatmin selaku Anggota KPU Kabupaten Pasuruan Divisi Sosdiklih, Parmas dan SDM, serta Barda Suraidah selaku Plt. Kasubbag. Teknis dan Hupmas  hingga usai pada pukul 11.00 WIB.


Selengkapnya