Apel Rutin KPU Kabupaten Pasuruan, Eriek Zainuri Beri Motivasi untuk Terus Bergerak Maju Meski Perlahan

Pasuruan, kab-pasuruan.kpu.go.id - Memasuki minggu kedua Februari 2026, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pasuruan kembali melaksanakan apel rutin sebagai bagian dari upaya pembinaan kedisiplinan dan penguatan motivasi kerja. Apel rutin tersebut dilaksanakan sebagai sarana konsolidasi internal serta memperkuat semangat kerja pegawai.

 

Apel diawali dengan laporan pemimpin apel oleh Kepala Subbagian Perencanaan, Data, dan Informasi KPU Kabupaten Pasuruan, Feni Yudi Ariyanto kepada Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Kabupaten Pasuruan Eriek Zainuri selaku pembina apel.

 

Dalam amanatnya, Eriek menyampaikan bahwa setiap individu memiliki kemampuan yang berbeda-beda. Perbedaan tersebut merupakan hal yang wajar dan tidak dapat disamakan antara satu orang dengan lainnya. Menurutnya, ukuran kemampuan seseorang tidak boleh dinilai secara sempit, karena Tuhan menciptakan setiap manusia dengan potensi masing-masing yang dapat berkembang apabila dikelola dengan baik.

 

“Tuhan tidak pernah menciptakan manusia yang bodoh. Yang ada hanyalah perbedaan cara, dan keyakinan dalam mengolah potensi diri,” ujar Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Kabupaten Pasuruan, Eriek Zainuri, saat memimpin apel rutin di halaman Kantor KPU Kabupaten Pasuruan, Senin (9/2/2026).

 

Ia menegaskan bahwa faktor utama yang sering kali membatasi seseorang bukanlah kemampuan, melainkan rasa tidak percaya diri. Ketika kepercayaan diri rendah, seseorang mudah merasa tidak mampu dan meremehkan potensi yang sebenarnya dimiliki. Padahal, dengan keyakinan dan kesempatan yang tepat, setiap individu mampu menunjukkan kapasitas terbaiknya.

 

Selain itu, Eriek juga mengatakan bahwa kinerja seharusnya disesuaikan dengan potensi dan kemampuan masing-masing individu. Memaksakan ritme yang sama tanpa mempertimbangkan kapasitas personal justru dapat menghambat produktivitas. Namun demikian, keterbatasan bukan alasan untuk tidak menunjukkan hasil kerja. Setiap pegawai diharapkan tetap mampu memberikan kontribusi nyata sesuai peran dan tanggung jawabnya.


Menutup amanatnya, Eriek mendorong kepada seluruh jajaran agar tetap optimistis dan percaya pada kemampuan diri sendiri. “Teruslah bergerak maju, meskipun perlahan. Yang terpenting adalah tidak berhenti dan tetap menunjukkan kerja nyata,” pungkasnya.* (nf)

Bagikan:

facebook twitter whatapps

Dilihat 58 Kali.