KPU Kabupaten Pasuruan Ikuti Talk Show Treasury Insight di Malang, Kupas Strategi Kelola Anggaran agar IKPA Tetap Hijau

Pasuruan, kab-pasuruan.kpu.go.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pasuruan mengikuti kegiatan Kemenkeu Corporate University Open Class (KCOC) Talk Show Treasury Insight yang digelar di Balai Diklat Keuangan (BDK) Malang pada Kamis, 5 Maret 2026. Kegiatan ini membahas berbagai strategi dalam menjaga Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) tetap optimal serta mengulas revisi Halaman III DIPA yang menjadi salah satu aspek krusial dalam pengelolaan anggaran negara.

Acara yang berlangsung di Aula Gedung A BDK Malang ini diikuti oleh berbagai satuan kerja dari wilayah Malang Raya dan sekitarnya. Kegiatan tersebut juga disiarkan secara daring melalui kanal YouTube BDK Malang sehingga dapat diikuti oleh peserta dari berbagai daerah.

Dari KPU Kabupaten Pasuruan, kegiatan ini dihadiri oleh Operator Anggaran Vindi Eka Safitri serta Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Bardah Suraidah. Kehadiran keduanya menjadi bagian dari upaya meningkatkan pemahaman dan kapasitas dalam pengelolaan anggaran negara agar semakin efektif, transparan, dan akuntabel.

Dalam sambutannya, Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Malang Mohammad Rusna, menyampaikan apresiasi kepada seluruh satuan kerja atas capaian kinerja pelaksanaan anggaran yang dinilai cukup baik pada tahun sebelumnya. Ia menegaskan bahwa capaian nilai IKPA merupakan hasil kerja bersama berbagai pihak.

“Capaian IKPA kita tahun lalu mencapai sekitar 98,74. Ini bukan hanya hasil kerja KPPN tetapi merupakan hasil kolaborasi seluruh satuan kerja di wilayah Malang Raya, termasuk Kota Malang, Kabupaten Malang, Kota Batu, dan Kabupaten Pasuruan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Jawa Timur Saiful Islam, menegaskan bahwa pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) harus dilakukan secara cermat dan penuh tanggung jawab.

Menurutnya, setiap rupiah dalam APBN memiliki nilai yang sangat besar karena proses pengumpulan penerimaan negara tidaklah mudah.

“APBN itu mahal. Mengumpulkan penerimaan negara tidak mudah sehingga belanja negara harus dikelola dengan baik agar memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa IKPA menjadi salah satu indikator penting dalam memastikan pelaksanaan anggaran berjalan dengan baik, mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan, hingga pencapaian output kegiatan.

Kegiatan Talk Show Treasury Insight ini merupakan hasil kolaborasi antara Balai Diklat Keuangan Malang dan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Jawa Timur. Tujuannya adalah memperkuat pemahaman satuan kerja mengenai pengelolaan anggaran yang efektif serta menjaga kualitas pelaksanaan anggaran tetap optimal.

Melalui kegiatan ini, KPU Kabupaten Pasuruan diharapkan semakin memahami pentingnya pengelolaan anggaran yang tepat termasuk akurasi dalam penyusunan rencana penarikan dana pada Halaman III DIPA.

Dengan perencanaan yang matang dan pengelolaan yang lebih terukur, pelaksanaan anggaran diharapkan dapat berjalan lebih efektif, transparan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.*nf

Bagikan:

facebook twitter whatapps

Dilihat 16 Kali.